Farmonaut
Pemantauan tanaman berbasis satelit + AI yg dibangun untuk petani dan agribisnis SEA
Farmonaut adalah platform Agritech yg paling pas buat petani padi Indonesia, eksportir buah Thailand, dan agribisnis Malaysia dan Filipina yg ngurusin operasi multi-petak dengan pemantauan tanaman berbasis satelit. Keunggulan SEA-nya: pricing dari USD 10/bulan yg bikin precision agriculture terjangkau buat koperasi dan agribisnis mid-size, plus traceability blockchain yg di-tune buat eksportir durian, manggis, dan lengkeng Thailand yg memenuhi persyaratan regulasi deforestasi UE dari 2026. Lapis advisory Jeevn AI ngirim cuaca hiper-lokal dan alert hama. Catatan: citra NDVI refresh tiap 5-7 hari, jadi gak cukup real-time buat respons krisis dan tetap jadi tool perencanaan, bukan sistem intervensi darurat.
- ✓Pricing USD 10/bulan bikin precision agriculture terjangkau buat petani kecil SEA
- ✓Traceability blockchain pas buat eksportir Thailand yg memenuhi aturan deforestasi UE
- ✓Advisory Jeevn AI ngirim cuaca, hama, dan panduan pertanian hiper-lokal
- ✓Tracking kelembapan tanah dan trigger irigasi memangkas pemborosan air sampai 25%
- ×NDVI refresh tiap 5-7 hari, gak cukup real-time buat respons krisis
- ×Fit terbaik asumsiin petani bisa bertindak di data tingkat petak, bukan cuma ngamatin
- ×Adopsi petani kecil tergantung akses smartphone dan literasi digital
- ×Fitur premium butuh tier lebih tinggi, free tier sengaja dibatasi
Tentang Farmonaut
Farmonaut menyajikan citra satelit real-time dan advisory Jeevn AI ke pertanian di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina — melacak kesehatan tanaman, kelembapan tanah, risiko hama, dan pola cuaca di tingkat petak. Platformnya mencakup semuanya, dari sawah petani kecil di Jawa Tengah sampai perkebunan durian dan karet skala besar di Thailand selatan. Berjalan di Android, iOS, dan web, plus menyediakan API developer untuk integrasi agribisnis.
Fitur Utama
Cocok Untuk
We verify pricing and features via official vendor documentation and live platform audits. Software-listing.com is independent and may earn affiliate commissions from some links.
Analisis & Panduan Terkait
How SEA Enterprise Teams Are Building AI Knowledge Bases in 2026 (Without Hiring Data Scientists)
Multi-Country Payroll for SEA Startups in 2026: Nine Tax Systems, One Dashboard
AI Tools Every Philippine BPO and Customer Service Team Should Know in 2026
The questions operators actually ask.
Apakah Farmonaut terjangkau buat petani kecil Indonesia?
Ya. Pricing mulai USD 10/bulan, yg bikin dia terjangkau buat koperasi dan agribisnis mid-size, terutama lewat program digital agriculture pemerintah Indonesia.
Apakah Farmonaut bantu eksportir durian Thailand memenuhi aturan UE?
Ya. Modul traceability berbasis blockchain dirancang buat ekspor pertanian yg memenuhi persyaratan regulasi deforestasi UE dari 2026, yg sangat relevan buat eksportir buah Thailand.
Seberapa sering citra satelit refresh?
Tiap 5-7 hari. Itu cukup buat perencanaan kesehatan tanaman dan monitoring risiko hama, tapi gak real-time, jadi Farmonaut mendingan dipadukan dengan inspeksi lapangan buat respons krisis.