PayMongo
SaaS payment gateway asal Filipina untuk Shopify, e-commerce, dan bisnis SaaS
PayMongo adalah payment gateway berkantor pusat di Manila yang paling pas buat merchant Shopify dan WooCommerce Filipina, startup SaaS Manila, dan brand D2C cross-border yg berjualan ke Filipina. Edge-nya di SEA adalah membuka GCash, Maya, GrabPay, plus channel OTC lewat 7-Eleven dan Cebuana — jalur yg 60-70 persen konsumen Filipina tanpa kartu kredit memang pakai. Trade-off-nya, cakupannya cuma Filipina dan fee per transaksinya 2,5-3,5 persen plus PHP 15 di kartu, jadi merchant volume tinggi sebaiknya tetap nego harga custom.
- ✓Penerimaan GCash, Maya, GrabPay native mencakup jalur digital dominan di PH
- ✓Pembayaran OTC via 7-Eleven dan Cebuana menjangkau konsumen Filipina unbanked
- ✓Tersertifikasi PCI-DSS Level 1 dengan settlement diawasi BSP
- ✓Plugin native Shopify, WooCommerce, Magento menghilangkan friksi integrasi
- ×Cuma Filipina — tidak berguna buat merchant SEA cross-border
- ×Harga kartu 3,5 persen plus PHP 15 kompetitif tapi bukan yg termurah
- ×Recurring billing didukung tapi belum sematang Stripe Subscriptions
- ×Timing settlement OTC tergantung jadwal cutoff bank
Tentang PayMongo
PayMongo adalah SaaS payment gateway dan merchant berkantor pusat di Manila yang memungkinkan bisnis online Filipina menerima GCash, Maya, GrabPay, kartu kredit, online banking, dan pembayaran OTC lewat satu API dan dashboard. Dipakai oleh lebih dari 25.000 UKM Filipina dan merchant Shopify sebagai alternatif lokal Stripe (yg cakupan PH-nya terbatas).
Fitur Utama
Cocok Untuk
We verify pricing and features via official vendor documentation and live platform audits. Software-listing.com is independent and may earn affiliate commissions from some links.
Analisis & Panduan Terkait
The questions operators actually ask.
Pilih PayMongo atau Stripe buat toko Shopify Filipina saya?
PayMongo buat mayoritas merchant Filipina. Stripe mencakup kartu di Filipina tapi sepenuhnya melewatkan GCash, Maya, GrabPay, dan OTC — jalur yg justru paling banyak dipakai konsumen Filipina. PayMongo membuka 60-70 persen basis pembeli yg ditinggalkan Stripe.
Apakah PayMongo cocok untuk jualan SEA cross-border?
Tidak juga — PayMongo fokus ke Filipina. Buat operasi D2C SEA multi-negara, Xendit biasanya pilihan cross-border SEA. Buat ops domestik Filipina, PayMongo menang di kedalaman jalur lokal.
Apakah PayMongo bisa dipakai untuk subscription billing?
Ya — PayMongo mendukung recurring billing buat SaaS subscription, walau logika dunning dan retry-nya belum sematang Stripe Subscriptions. Buat SaaS Philippine-only, trade-off-nya biasanya tetap memihak PayMongo karena cakupan metode pembayaran lokalnya.