Bukku
SaaS akuntansi cloud buatan Malaysia untuk bisnis kecil dan seller e-commerce
Apa itu Bukku?
Bukku adalah SaaS akuntansi cloud buatan Selangor yang paling cocok untuk mikro-UKM Malaysia dan seller e-commerce yang ingin UX rapi tanpa harus bayar harga Xero atau AutoCount. Keunggulannya ada di kombinasi filing yg compliant SST, bank feed otomatis Maybank/CIMB/Public Bank, dan sync native Shopee dan Lazada — semuanya sekitar MYR 59/bulan, beneran murah untuk Sdn Bhd digital-first. Catatannya, dia lebih ringan dari AutoCount untuk ritel multi-cabang dan bisnis trading dengan inventory berat.
- ✓UX modern dan rapi — jauh lebih baik dari antarmuka AutoCount yg jadul
- ✓Bank feed otomatis untuk Maybank, CIMB, dan Public Bank — tiga bank Malaysia yang paling banyak dipakai UKM
- ✓Harga mulai sekitar MYR 59/bulan — lebih murah dari Xero dan lebih terjangkau dari AutoCount
- ✓Sync native Shopee dan Lazada — penting buat seller e-commerce Malaysia yang mengelola order marketplace
- ×Lebih ringan dari AutoCount di workflow ritel multi-cabang dan trading dengan inventory berat
- ×Ekosistem akuntan lebih kecil dari AutoCount — lebih sedikit kantor audit Malaysia yang terlatih di Bukku
- ×Cuma Malaysia dan Singapura — nggak ada jalan ke Thailand atau Indonesia
- ×Free tier ada tapi terbatas — kebanyakan bisnis nyata butuh paid plan dari hari pertama
Tentang Bukku
Bukku adalah platform akuntansi cloud yang berkantor pusat di Selangor, dirancang untuk UKM Malaysia dan seller e-commerce. Menyederhanakan pembukuan, invoicing, dan manajemen inventory dengan fokus pada compliance SST Malaysia dan bank feed otomatis dari bank-bank besar Malaysia. Dikenal karena antarmukanya yang bersih dan harganya yang terjangkau untuk mikro-UKM.
Fitur Utama
Cocok Untuk
Kecocokan Asia Tenggara
Bukku is the modern Malaysian alternative to Xero or AutoCount, specifically tuned for local business workflows and SST requirements. Pricing is roughly MYR 59/month, making it significantly more accessible for Malaysian micro-SMEs than global alternatives. Its 2026 update added deep e-invoice integration for the Malaysian LHDN mandate, positioning it as a top choice for digital-first Sdn Bhds.
- Malaysia
- Singapore
Integrasi
- E-commerce
- Shopee
- Lazada
- EasyStore
- WooCommerce
- Shopify
- Payment
- Maybank
- CIMB
- Other
- PayRecon
- StoreHub
- Talenox
- PayrollPanda
- Kakitangan
- ↗Bukku's plans are Launch RM0/month (free forever), Seed RM35/month or RM350/year, Grow RM65/month and Elite RM135/month, all excluding 8% SST with unlimited users; every tier including the free Launch plan states 'Supports LHDN E-Invoice'verified 2026-09-07
- ↗Situs Resmi Bukku
- ↗Paket Harga Bukku
- ↗SEA Operational Audit 2026
We verify pricing and features via official vendor documentation and live platform audits. Software-listing.com is independent and may earn affiliate commissions from some links.
Panduan Ahli yang Merekomendasikan Bukku
Analisis & Panduan Terkait
The questions operators actually ask.
Apakah Bukku compliant LHDN e-Invoice?
Ya, update Bukku 2026 menambah integrasi e-invoice yang dalam untuk mandat LHDN Malaysia. Diposisikan sebagai pilihan utama untuk Sdn Bhd digital-first yang ingin UX modern berbarengan dengan compliance.
Bagaimana Bukku dibandingkan Xero di Malaysia?
Bukku lebih murah, terlokalisasi lebih baik untuk SST Malaysia dan e-Invoice, dan menawarkan bank feed otomatis Maybank, CIMB, dan Public Bank. Xero punya ekosistem integrasi global yang lebih besar tapi penanganan compliance Malaysia-nya lebih lemah.
Sebaiknya pakai Bukku atau AutoCount?
Tergantung workflow. Bukku buat UX rapi, seller e-commerce, dan mikro-UKM modern. AutoCount buat ritel multi-cabang, trading dengan inventory berat, dan bisnis yang akuntannya sudah hafal AutoCount.
Apakah Bukku sync dengan Shopee dan Lazada?
Ya, Bukku punya sync native Shopee dan Lazada di samping Shopify dan WooCommerce. Penting buat seller Malaysia yang jalanin toko di marketplace dan mau data order masuk ke akuntansi otomatis.